Mal 3:1-4; 4:5-6; Mzm 25:4bc-5ab.8-9.10.14; Luk 1:57-66; BcO Yes. 51:1-11; (U)

Nama Adalah Tanda Kasih Allah
Saudari-saudara terkasih, pepatah Latin berbunyi Nomen est Omen yang berarti nama adalah tanda atau nama membawa makna. Jika dikaitkan dengan bacaan Injil hari ini, maka kita diajak menyadari bahwa nama bukan hanya sekadar identitas, tetapi juga tanda kehadiran Allah dalam hidup setiap orang.
Kisah kelahiran Yohanes Pembaptis mengingatkan kita bahwa setiap nama dan setiap kehidupan memiliki arti serta panggilan yang istimewa di hadapan Allah. Nama Yohanes sendiri berarti “Tuhan itu murah hati.” Jadi, nama itu bukan sekadar sebutan, melainkan tanda kasih karunia Allah yang nyata dalam perjalanan keselamatan manusia. Demikian juga dengan kita, sejak menerima Sakramen Baptis, kita pun menerima nama baru, nama yang ditulis di hati Allah sendiri. Melalui baptisan, kita menjadi anak-anak Allah dan bagian dari Gereja-Nya.
Allah mengenal dan memanggil kita dengan nama masing-masing serta mengutus kita untuk menjadi saksi kasih serta kemurahan-Nya di tengah dunia. Saat mendengar nama kita disebut dalam doa, marilah kita mengingat bahwa nama itu adalah tanda kasih Allah yang tidak pernah hilang. Seperti Yohanes Pembaptis yang dipanggil untuk menyiapkan jalan bagi Tuhan, kita pun dipanggil untuk membuka jalan bagi kasih, keadilan, dan damai di lingkungan kita masing-masing.
Saudari-saudara terkasih, hari ini Gereja juga memperingati Santo Yohanes dari Kety, seorang imam yang dikenal hidup saleh, kesederhanaan, dan semangat dalam mewartakan Injil. Ia adalah imam yang taat dan penuh kasih, melayani umat dengan kerendahan hati dan ketulusan. Melalui kesaksian iman yang ditunjukan dalam kehidupannya, Santo Yohanes dari Kety menjadi tanda nyata kasih Allah di tengah umat yang dilayaninya, sama seperti Yohanes Pembaptis yang menjadi tanda kehadiran Allah di awal karya keselamatan. Semoga teladan mereka menginspirasi kita untuk hidup setia pada setiap tugas dan panggilan kita masing-masing, menjadi tanda kasih, kebaikan, dan rahmat Allah bagi sesam. Semoga Tuhan senantiasa memberkati kita semua.
Fr. Krisna Kilo–Tingkat 5
Foto: Pinterest
