1Sam. 24:3-21; Mzm. 57:2,3-4,6,11; Mrk. 3:13-19; BcO Kej 16:1-16; (H)

Dengarkan Panggilan Tuhan
Saudara-saudari yang terkasih. Injil hari ini menampilkan Yesus yang memanggil dan memilih dua belas murid-Nya. Yesus tidak memilih mereka secara sembarangan, melainkan memanggil orang-orang dari realitas hidup masing-masing dan mengundang mereka untuk mengenal-Nya lebih dekat serta belajar langsung dari-Nya. Tuhan tidak memilih kita karena kehebatan atau kekuatan kita, melainkan karena kasih-Nya dan kehendak-Nya untuk memakai kita sebagai alat dalam karya keselamatan-Nya.
Di tengah dunia yang penuh dengan berbagai dinamika dan pergumulan hidup, Tuhan tetap memiliki rencana yang indah bagi setiap orang. Sering kali kita merasa tidak layak atau meragukan kemampuan diri untuk menjalani panggilan hidup yang terasa besar. Namun Yesus memilih para murid-Nya bukan untuk berjalan sendiri-sendiri atau demi kepentingan pribadi, melainkan untuk hidup dan melayani bersama sebagai Tubuh Kristus, dengan peran yang berbeda-beda, saling berbagi kasih, saling mendukung, dan saling menguatkan dalam satu komunitas iman.
Saudara-saudari terkasih, panggilan ini juga menuntut kita untuk memahami misi yang dipercayakan kepada kita. Yesus tidak hanya memanggil para murid untuk mengikuti-Nya, tetapi juga mengutus mereka untuk melanjutkan karya-Nya. Hidup kita pun dipanggil menjadi bagian dari misi perutusan itu: mewartakan Kabar Sukacita Injil, membawa terang di tengah dunia yang gelap, dan menjadi tanda kasih Kristus di tengah masyarakat.
Dalam menjalani panggilan tersebut, kita pasti akan menghadapi tantangan, rintangan, bahkan penolakan. Namun kita tidak pernah berjalan sendirian. Yesus sendiri berjanji untuk senantiasa menyertai perjalanan hidup kita. Ketika kita bersandar kepada-Nya, kita akan menerima kekuatan, hikmat, dan keberanian untuk menjalani hidup yang penuh makna, meskipun berada dalam situasi yang tidak mudah. Semoga Tuhan senantiasa memberkati kita semua.
**Fr. Palveus Gonsalves–Tingkat IV
Foto: Pinterest
