PW St. Fransiskus De Sales
2Sam. 1:1-4,11-12,19,23-27; Mzm. 80:2-3,5-7; Mrk. 3:20-21; BcO Kej 17:1-27

Tidak Ingkar Janji
Saudara-saudari yang terkasih. Injil hari ini mengisahkan Yesus dan para murid-Nya yang begitu sibuk melayani orang banyak hingga mereka tidak sempat makan. Banyak orang datang kepada Yesus untuk mencari pertolongan dan pengharapan. Namun yang mengejutkan, keluarga Yesus sendiri justru mengira bahwa Ia telah kehilangan kewarasan dan berniat membawa-Nya pulang.
Kisah ini mengajak kita untuk merenung. Yesus melakukan kebaikan dan melayani dengan sepenuh hati, tetapi tidak semua orang memahami-Nya. Bahkan orang-orang yang paling dekat dengan-Nya pun dapat salah mengerti. Meski demikian, Yesus tidak berhenti melaksanakan kehendak Bapa. Ia tetap setia pada panggilan-Nya, karena Ia tahu bahwa apa yang dilakukan-Nya adalah bagian dari rencana Allah.
Pengalaman serupa juga kerap kita alami. Ketika kita berusaha berbuat baik, hidup jujur, dan setia kepada Tuhan, tidak jarang kita disalahpahami atau bahkan ditolak. Melalui teladan Yesus, kita diajak untuk tetap berjalan bersama Tuhan, meskipun harus menghadapi tantangan, penilaian, dan kesalahpahaman dari orang lain.
Saudara-saudari terkasih, Injil hari ini juga mengingatkan kita akan pentingnya menyediakan saat hening di tengah kesibukan hidup sehari-hari. Kita sering tenggelam dalam pekerjaan, urusan rumah tangga, dan berbagai aktivitas, hingga lupa meluangkan waktu untuk Tuhan. Hari ini kita diajak untuk berhenti sejenak dan bertanya dalam hati: siapa Yesus bagi saya? Apakah Ia sungguh hadir dan berperan dalam hidup saya setiap hari?
Marilah kita belajar dari Yesus untuk tetap percaya dan setia. Jangan takut berbuat baik meskipun tidak selalu dihargai. Tuhan melihat ketulusan hati kita dan Ia setia pada janji-Nya. Ketika kita menyerahkan hidup sepenuhnya kepada-Nya, Tuhan akan senantiasa menyertai dan menuntun langkah kita. Semoga Tuhan memberkati kita semua.
**Fr. Frans Stepanus-Tingkat III
Foto: Pinterest
