Romo Pankrasius Redemptus Boki Rayakan Syukur 23 Tahun Imamat di Tengah Umat Stasi Santo Petrus Air Senda

Puluhan imam diosesan yang tergabung dalam Unio Keuskupan Agung Palembang (KAPal) kembali menggelar agenda rutin perjumpaan tahunan. Kali ini, para imam memilih wilayah Stasi St. Lukas Wana Mukti, Pulau Rimau, dan Stasi St. Petrus Air Senda, Banyuasin, sebagai lokasi kegiatan live in dan rekoleksi yang berlangsung mulai Selasa hingga Kamis (10-12/2/2026).

Kegiatan yang diikuti oleh 45 imam, 5 diakon, dan 6 frater ini dibuka dengan Perayaan Ekaristi yang dipimpin oleh Vikaris Jenderal KAPal, Romo Yohanes Kristianto.

Momen Syukur di Tengah Umat 

Setelah pembukaan, para peserta disebar ke rumah-rumah umat yang terbagi dalam empat Komunitas Basis Gerejani (KBG). Selama masa live in, para imam melakukan kunjungan keluarga dan merayakan Ekaristi bersama di tiap KBG.

Suasana penuh syukur tampak jelas dalam Perayaan Ekaristi KBG pada Rabu (11/2/2026) di Stasi St. Petrus Air Senda. Perayaan ini sekaligus menjadi momen syukur ulang tahun imamat ke-23 bagi Romo Pankrasius Redemptus Boki dan Romo Makarius Samandi. Imam asal Lembata, Nusa Tenggara Timur yang mengemban tugas sebagai Pastor Paroki St. Paulus Muara Bungo, Jambi memimpin langsung Ekaristi ini.

Sebagai simbol rasa syukur atas perjalanan panggilannya, prosesi pemotongan tumpeng dilakukan usai misa, disaksikan oleh umat dan rekan-rekan imam lainnya. Momen ini mempertegas pesan Romo Kristianto bahwa perjumpaan antara imam dan umat bukan sekadar rutinitas, melainkan perjumpaan persaudaraan yang membawa sukacita.

Rangkaian kegiatan Temu Unio KAPal yang dibingkai dengan live in ini juga akan diisi sesi rekoleksi yang dipimpin oleh Romo Channel Odjan Soge. Ia akan mengajak para imam dan calon imam untuk semakin mendalami spiritualitas pelayanan sebagai diosesan di medan karya masing-masing dalam Terang Tahun Ardas IV KAPal, Tahun Devosional.

***TJK (Redaksi)

Leave a Reply

Your email address will not be published.