
Di tengah momen suci masa puasa bagi umat Katolik dan Islam, kepedulian terhadap sesama justru semakin dipererat. Bidang Pelayanan DPP Santo Yoseph Palembang melalui Seksi Kesehatan bekerja sama dengan PMI Kota Palembang menggelar aksi donor darah di Gedung Aula Serbaguna Santo Yoseph, Minggu (15/3/2026) pagi.
Ketua Panitia Donor Darah, dr. Angela M. Leni, mengungkapkan bahwa agenda ini rutin dilakukan tiga kali setahun, tepatnya pada bulan Maret, Juli, dan November. Targetnya jelas, mendukung agar stok darah di Palembang tetap aman demi menyelamatkan nyawa pasien yang membutuhkan.
“Harapan kami ke depan, semakin banyak yang tergerak untuk mendonorkan darahnya, sehingga semakin banyak pula nyawa yang bisa terbantu,” ujar dr. Leni.

Antusiasme peserta terlihat cukup tinggi. Dari 65 orang yang mendaftar, tercatat 61 orang berhasil menyumbangkan darahnya. Sementara itu, 4 orang lainnya terpaksa ditunda karena faktor kesehatan seperti tekanan darah tinggi, kadar Hb yang rendah, hingga faktor konsumsi obat-obatan.
Menariknya, aksi ini tidak hanya sekadar donor darah. Panitia juga menyediakan layanan pemeriksaan kesehatan tambahan bagi para pendonor, mulai dari cek gula darah, kolesterol, asam urat, hingga sesi konsultasi kesehatan. Hal ini bertujuan untuk memastikan para pendonor tetap dalam kondisi prima.

Pihak PMI Kota Palembang kembali mengingatkan beberapa tips bagi masyarakat yang ingin mendonor di kesempatan berikutnya, yaitu hindari mengonsumsi obat minimal tiga hari sebelum donor, tidur cukup, dan pastikan perut sudah terisi makanan yang cukup.
Aksi bakti sosial ini ditutup dengan harapan agar semangat kemanusiaan ini terus tumbuh dan menjadi bagian dari gaya hidup sehat masyarakat Palembang.
***B. Endah Tri L (Kontributor Palembang)
