Pelatihan Jurnalistik dan Videografi Dekanat Lubuklinggau Resmi Dibuka di Paroki Lahat

Pastor Paroki, Romo Paulus Tugiyo membuka pelatihan komsos Dekanat Lubuklinggau dengan Misa. | Foto: Komsos Lahat

Lahat – Pelatihan jurnalistik dan videografi bagi para pegiat komunikasi sosial (Komsos) di wilayah Dekanat Lubuklinggau resmi dibuka melalui perayaan Ekaristi yang berlangsung pada (15/5/2026) Jumat sore, di Gereja Paroki Paroki Santa Maria Pengantara Rahmat Ilahi Lahat.

Perayaan Ekaristi dipimpin oleh Pastor Paroki, Romo Paulus Tugiyo, dan didampingi oleh Diakon Bednadetus Aprilyanto. Kegiatan ini diikuti oleh 29 utusan dari berbagai paroki di Dekanat Lubuklinggau. Para peserta berasal dari Paroki Penyelenggaraan Ilahi Lubuklinggau, Paroki Santa Maria Bunda Allah Tugumulyo, Paroki Santo Yoseph Tanjung Enim, Paroki Santo Mikael Tanjung Sakti, serta tuan rumah Paroki Santa Maria Pengantara Rahmat Ilahi Lahat. Selain para peserta pelatihan, perayaan Ekaristi juga dihadiri oleh umat paroki setempat.

Peserta pelatihan komsos mengikuti misa bersama umat Paroki Lahat. | Foto: Komsos Lahat

Dalam kata pengantarnya, Romo Paulus Tugiyo menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh peserta pelatihan jurnalistik dan videografi yang dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Minggu Komsos Sedunia ke-60 dengan tema “Menjaga Wajah dan Suara Manusia”.

“Semoga pertemuan selama beberapa hari ke depan membantu dan membekali para pegiat komunikasi sosial di paroki-paroki untuk semakin memberi diri dalam dunia komunikasi sosial,” ungkapnya.

Dalam homilinya, Romo Paulus menekankan pentingnya peran komunikasi sosial dalam kehidupan Gereja. Ia mengatakan bahwa Komsos menjadi salah satu dari empat pastoral prioritas yang telah dicetuskan dalam Temu Pastoral Keuskupan Sibolga yang berlangsung di Nias pada tahun lalu. Salah satu fokus utama dari pastoral prioritas tersebut ialah pastoral digital.

Menurutnya, perkembangan dunia digital saat ini menuntut Gereja untuk semakin hadir dan aktif mewartakan nilai-nilai Injil melalui media komunikasi. Karena itu, peran para pegiat Komsos di setiap paroki menjadi sangat penting.

Melalui pelatihan ini, para peserta diharapkan semakin mampu mengembangkan keterampilan jurnalistik dan videografi sehingga pelayanan komunikasi sosial di masing-masing paroki dapat berjalan lebih kreatif, informatif, dan evangelis.

**Diakon Bednadetus Aprilyanto

Leave a Reply

Your email address will not be published.