PALEMBANG — Pesta Paduan Suara Gerejani (Pesparani) II tingkat Provinsi Sumatera Selatan siap digelar. Ajang akbar bagi umat Katolik ini akan diselenggarakan di kompleks Sekolah Kusuma Bangsa, Palembang, mulai tanggal 23 hingga 25 Oktober 2026.

Mengusung tema “Berjalan Bersama dalam Harmoni, Bersaksi dalam Kasih di Tengah Keberagaman, Mewujudkan Sumsel Maju melalui Persaudaraan Sejati”, kegiatan ini diikuti oleh 727 peserta dan official. Mereka datang dari 9 LP3KD kabupaten/kota di Sumatera Selatan, mulai dari Kota Palembang, Prabumulih, hingga Lubuk Linggau, untuk berlomba dalam 13 kategori seperti paduan suara, mazmur, bertutur Kitab Suci, hingga cerdas cermat rohani.
Pelaksana Tugas (Plt.) Ketua Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Pesparani Katolik Daerah (LP3KD) Provinsi Sumatera Selatan, Alphonsus Supardi, menyampaikan bahwa Pesparani merupakan wadah kreasi umat beriman Katolik dalam seni budaya.

“Pesparani ini adalah wadah kreasi umat beriman Katolik dalam seni budaya Katolik. Maka perayaan iman ini merupakan sesuatu yang sungguh-sungguh sebagai ungkapan iman umat Katolik melalui pujian-pujian, lagu-lagu, serta cerdas cermat rohani dan bertutur Kitab Suci,” ujar Supardi.
Ia juga mengajak seluruh umat Katolik di Sumsel untuk datang dan meramaikan rangkaian acara, khususnya pada puncak aneka perlombaan yang dilaksanakan pada Sabtu, 24 Oktober.
“Mari kita ramaikan besok, rame-rame datang ke Kompleks Sekolah Kusuma Bangsa. Kita datang semua pada tanggal 24 hari Sabtu, kita ramaikan, kita tonton semua,” ajaknya.
Senada dengan hal tersebut, Pembimbing Masyarakat (Pembimas) Katolik Provinsi Sumatera Selatan, Leonardus Sutrisno, turut mengundang masyarakat luas untuk menyaksikan penampilan talenta-talenta hebat dari berbagai daerah di Sumsel.

“Hadirilah, mari kita saksikan bersama talenta-talenta hebat, talenta-talenta berbakat dari seluruh kabupaten/kota di Sumatera Selatan. Anda, kalau tidak hadir, akan menyesal. Maka mari, hadirilah, ramaikan acara ini dan nikmati indahnya, kerennya Pesparani,” ungkap Leonardus.
Sementara itu, Ketua Panitia Pesparani II Provinsi Sumatera Selatan, Harmadi, menjelaskan bahwa perlombaan ini bukan sekadar kompetisi, melainkan sarana untuk meningkatkan kualitas rohani umat.
“Perlombaan betul-betul hanya sarana untuk kita meng-upgrade kompetensi kita demi kemuliaan Tuhan. Talenta-talenta yang ada mari didukung, mari disemangati untuk kemuliaan Tuhan,” tutur Harmadi.

Ia pun menambahkan bahwa bagi yang tidak dapat hadir langsung ke lokasi di Sekolah Kusuma Bangsa, panitia juga menyediakan fasilitas siaran langsung melalui kanal YouTube Komsos KAPal agar seluruh umat tetap dapat merasakan kebersamaan dan kemeriahan Pesparani II Sumsel ini.
***TJK
