Bapak Ali mewakili para sahabat dan umat memberikan sambutannya. Beliau tak kuasa menahan tangis ketika harus menyampaikan beberapa patah kata tentang Romo Boni. Baginya, Romo Boni adalah sosok gembala yang selalu ada.

“Kita semua yang hadir disini pasti pernah disentuh oleh Romo Boni. Ada yang dibaptis, diberkati pernikahannya, diberkati rumah atau usahanya, bahkan ketika sakit beliau hadir memberi sakramen. Beliau sangat rendah hati dan peduli pada orang-orang kecil,” kenangnya.
Perasaan sedih dan kehilangan tentu dirasakan oleh umat yang pernah ‘disentuh’ oleh Romo Boni. Namun Pak Ali bersyukur bahwa selama ini bisa terlibat dalam pelayanan serta karya bersama dengan Romo Boni yang sejak tahun 2000 menjadi Ketua Komisi PSE.
“Kita pasti sedih, tapi hari ini kita bisa mengingat kembali pelayanan beliau. Romo Boni tidak bersama kita lagi di dunia ini, tapi surga telah mendapatkan malaikat baru. Tugas kita adalah melanjutkan karya pelayanan Romo Boni. Selamat jalan Romo Boni beristirahatlah dengan tenang di sisi Bapa. Terima kasih atas semua yang diberikan pada kami. Mohon doa bagi kami yang masih berziarah di dunia ini,” tutupnya.
** Maria Sylvista
