Medali Santo Benediktus Sarana Menjauhkan Diri dari yang Jahat

Hallo, pernah liat ini? Atau kalian malah punya benda ini di rumah? Ini namanya medali Santo Benediktus. Adalah salah satu sakramentali dalam Gereja Katolik. As usual, dalam Gereja Katolik banyak banget simbol yang masing-masing kaya akan makna. Begitupun dengan medali ini. Penasaran? Yuk, baca artikel ini sampai habis.

Tapi sebelum membahas lebih lanjut, kita harus tau apa itu sakramentali.

Sakramentali adalah tanda-tanda khusus yang diadakan oleh Gereja, yang ditentukan untuk mempersiapkan manusia supaya menerima buah-buah Sakramen dan supaya menguduskan berbagai keadaan hidup. (KGK 1677)

Benda-benda rohani, termasuk dalam sakramentali. Fyi, sakramentali berbeda dengan sakramen.

Ok! Back to the topic, medali Santo Benediktus punya dua sisi. Sisi yang pertama ada huruf-huruf latin dengan salib di tengahnya. Yuk kita satu-satu, mulai dari lingkaran luar sisi kanan memutar ke sisi kiri. Ada huruf V R S N S M V – S M Q L I V B. Ini adalah dia pengusiran setan. Kepanjangannya dalam Bahasa Latin: “Vade retro satana! Nunquam suade mihi vana! Sunt mala quae libas. Ipse venena bibas!” Kalau diterjemahkan dalam Bahasa Indonesia kurang lebih begini, “Pergilah Setan! Jangan pernah menggodaku dengan kesombonganmu! Apa yang kau tawarkan kepadaku adalah kejahatan. Minum sendiri racunmu!”

Lalu di dalam lingkaran di luar salib ada huruf C S P B, Singkatan dari Crux Sancti Patris Benedicti, artinya Salib Bapa Suci Benediktus. Lalu di dalam salib ada huruf C S S M L – N D S M D, singkatan dari “Crux sacra sit mihi (mi) lux! Numquam draco sit mihi dux.” Artinya, “Semoga salib suci menjadi terangku! Semoga iblis tidak akan pernah menjadi pedomanku!”

Di atas sekali ada kata PAX artinya damai.

Di sisi sebelahnya, lingkaran bagian luar, bacanya melingkar dari sisi kiri bawah, “Eius in obitu nostro praesentia muniamur!” artinya “Semoga kita dikuatkan oleh kehadirannya di saat kematian”. Mengapa? Karena Santo Benediktus dari Nursia adalah pelindung untuk orang yang ingin mengalami kematian yang bahagia bersama dengan St. Yosef.

Di lingkaran dalam kiri dan kanan ada tulisan “Crux Sancti Patris Benedicti” sama kayak sisi sebelah tadi, artinya Salib Bapa Suci Benediktus.

Lalu bawah tulisan sebelah kiri ada simbol cangkir beracun. Nah, ini ada sejarahnya. Jadi, dulu, ada rekan biarawan yang iri kepadanya dan memberi racun di dalam cangkir kepada St. Benediktus. Tapi ketika St. Benediktus membuat tanda salib di cangkir itu, cangkir itu pecah.

Di sebelah kanan ada simbol burung gagak. Lagi-lagi ada kisahnya. Jadi, setelah peristiwa racun yang gagal tadi, seorang rekan imam yang iri pada St. Benediktus, namanya Florentius, coba meracuninya lagi. Kali ini pakai roti. Ketika St. Benediktus berdoa atas roti itu, seekor burung gagak masuk dan mengambil roti itu.

Dan di tengah-tengah ada gambar St. Benediktus memegang salib di tangan kanannya. Salib adalah tanda kemenangan Kristus yang juga berarti simbol keselamatan bagi kita, orang Kristen. Tangan kirinya, memegang sebuah buku yang berisi aturan biaranya.

Lalu di bawah kaki St. Benediktus ada kata ex SM Casino MDCCCLXXX yang berarti Ditemukan dari Monte Casino pada tahun 1880. Ini mengacu pada sejarah medali. Jadi, sebenarnya, tidak ada yang tahu pasti, kapan medali pertama St. Benediktus dibuat. Tapi, kenapa ada tahun 1880? Sebagai peringatan atas 1.400 tahun kelahiran St. Benediktus, maka dibuatlah medali yang bentuknya persis seperti yang kita lihat sekarang ini dan medali ini dibuat untuk menghormati St. Benediktus.

That’s all penjelasan tentang medali Santo Benediktus. Ingat, medali ini bukan jimat, tapi medali ini adalah sarana untuk selalu mengingatkan kita kepada Tuhan dan juga meneladani St. Benediktus serta mohon doa-doanya agar kita dijauhkan dari segala yang jahat.**

Kristiana Rinawati

3 thoughts on “Medali Santo Benediktus Sarana Menjauhkan Diri dari yang Jahat

  1. Hallo mimin, thankyou katekesnya. Boleh tau sumber tentang arti” huruf latin ini dari mana?????

    1. Hallo Ka, terima kasih sudah membaca katekesenya. Doa-doa latin dalam Medali St. Benediktus ini bersumber pada manuskrip kuno yang ditulis pada tahun 1415. Manuskrip ini menjelaskan makna huruf-huruf pada medali yang merupakan doa-doa eksorsisme. Nah, untuk manuskripnya sendiri, ditemukan pada Biara Benediktin St. Mikael di Metten pada tahun 1647.

Leave a Reply

Your email address will not be published.